Kamu juga bisa membuka link video di bawah ini untuk lebih memahami materi...
Minggu, 17 Maret 2019
Kompetensi Dasar
3.2 MENGANALISIS SIFAT
ELASTISITAS BAHAN DALAM KEHIDUPAN
SEHARI-HARI
Indikator
:
3.2.1 Menjelaskan sifat elastisitas bahan
3.2.2 Menjelaskan streiss,
strain, dan
modulus elastisitas
3.2.3 Menghitung streiss,
strain, dan
modulus elastisitas
3.2.4 Menjelaskan Hukum Hooke
3.2.5
Menghitung Hukum Hooke
3.2.6 Menjelaskan susunan pegas seri, paralel dan
campuran
3.2.7 Mencontohkan benda-benda elastis dan plastis
3.2.8 Menerapkan sifat elastisitas bahan dalam kehidupan sehari – hari
Soal
Untuk melatih pemahamnu coba kerjakan soal soal dibawah ini yaa :)
- Tali nilon berdiameter 2 mm ditarik dengan gaya 100 Newton. Tentukan tegangan tali?
- Seutas tali mempunyai panjang mula-mula 100 cm ditarik hingga tali tersebut mengalami pertambahan panjang 2 mm. Tentukan regangan tali?
- Suatu tali berdiameter 4 mm dan mempunyai panjang awal 2 meter ditarik dengan gaya 200 Newton hingga panjang tali berubah menjadi 2,02 meter. Hitung (a) tegangan tali (b) regangan tali (c) modulus elastisitas Young?
- Seutas tali nilon berdiameter 1 cm dan panjang awal 2 meter mengalami tarikan 200 Newton. Hitung pertambahan panjang senar tersebut! E nilon = 5 x 109 N/m2
- Tiang beton mempunyai tinggi 5 meter dan luas penampang lintang 3 m3 menopang beban bermassa 30.000 kg. Hitunglah (a) tegangan tiang (b) regangan tiang (c) perubahan tinggi tiang! Gunakan g = 10 m/s2. Modulus elastis Young Beton = 20 x 109 N/m2
Sabtu, 16 Maret 2019
Elastisitas
Dalam fisika, elastisitas adalah kecenderungan bahan
padat untuk kembali ke bentuk aslinya setelah terdeformasi. Benda padat akan
mengalami deformasi ketika gaya diaplikasikan padanya. Jika bahan tersebut
elastis, benda tersebut akan kembali ke bentuk dan ukuran awalnya ketika gaya
dihilangkan.
Elastisitas (elasticity) juga dapat diartikan sebagai
kemampuan (ability) dari benda padat untuk kembali ke bentuk semula segera
setelah gaya luar yang bekerja padanya hilang/ dihilangkan.
A. TEGANGAN
Tegangan merupakan perbandingan antara gaya terhadap luas penampang
di mana gaya tersebut bekerja.
Dengan :
σ = tegangan (N/m2)
A = luas penampang (m2)
B. REGANGAN
Regangan ialah perubahan relatif ukuran atau bentuk benda yang mengalami
tegangan.
C.
MODULUS ELASTIS
Menurut Hooke, perbandingan antara tegangan dan regangan
suatu benda disebut modulus Young atau modulus elastisitas benda
tersebut
E=eσ=AF/l△l=A△lFl
E adalah modulus
Elastisitas (N/m2 atau Pascall)
Tabel 1. Modulus Elastisitas (Harga Pendekatan)
Bahan
|
Modulus Young
|
Aluminium
|
0,7 × 1011 N/m2
|
Kuningan
|
0,91 × 1011 N/m2
|
Tembaga
|
1,1 × 1011 N/m2
|
Gelas
|
0,55 × 1011 N/m2
|
Besi
|
0,91 × 1011 N/m2
|
Timah
|
0,16 × 1011 N/m2
|
Nikel
|
2,1 × 1011 N/m2
|
Baja
|
2 × 1011 N/m2
|
Tungsten
|
3,6 × 1011 N/m2
|
D.
HUKUM HOOKE
Hukum hooke berbunyi : “Jika gaya tarik
yang diberikan pada sebuah pegas tidak melampaui batas elastis bahan maka
pertambahan panjang pegas berbanding lurus/sebanding dengan gaya tariknya”.
Secara matematis hukum Hooke dapat
dituliskan sebagai berikut.
F=k.△x
Keterangan:
F = Gaya luar yang diberikan
(N)
k = Konstanta pegas
(N/m)
Δx = Pertanbahan panjang pegas dari posisi
normalnya (m)
E. SUSUNAN
PEGAS
a. Susunan
Pegas Seri
Gaya yang menarik pegas
F1= F2= F
Pertambahan panjang pegas
Gaya yang menarik pegas
F = F1+ F2
Pertambahan panjang pegas
x = x1 = x2
c. Susunan Pegas Campuran
c. Susunan Pegas Campuran
Gaya yang menarik pegas
F1+ F2=
F
Pertambahan panjang pegas
x1=x2
Tetapan pegas pengganti campuran
x=x1+x3ataux=x2+x3
|
ktotal1=k1+k21+k31
|
F.
PEMANFAATAN SIFAT ELASTISITAS BAHAN
Langganan:
Komentar (Atom)









